Penayangan bulan lalu

Tak ada sebuah keberhasilan jika tak ada usaha...mari kita wujudkan dengan tindakan nyata...

Bersyukur untuk hal-hal yang baik...dan bersyukur pula untuk setiap hal yang kurang baik, maka jadilah kita apa adanya kita...keep smile every day

Jumat, 31 Januari 2025

Readiness

 Menjadi Anak Tangguh dan Bertanggung Jawab


           Pada tanggal 24 Januari 2025, Siswa-siswi kelas VI SD Santo Antonius I mengadakan kegiatan rekoleksi dengan tema "Readiness: Siap menjadi anak Tangguh dan Bertanggung Jawab”. Kegiatan rekoleksi ini dilaksanakan di Aula lantai 2 SD Santo Antonius I. Adapun tujuan diadakannya rekoleksi adalah menumbuhkan kesiapan mental dan spiritual bagi para siswa dalam menghadapi Ujian Sekolah yang sebentar lagi akan mereka ikuti di Bulan Maret dan April 2025. Kegiatan rekoleksi ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 6 yaitu sejumlah 36 siswa. Dibimbing oleh 3 orang narasumber  dan 2 pendamping wali kelas 6 serta 3 guru bidang studi kelas 6.

Kegiatan rekoleksi diawali dengan doa dan renungan singkat  secara sentral bersama dengan adik-adik kelas 1 sampai kelas 5. Selanjutnya pada pukul 07.15 kegiatan Rekoleksi dibuka oleh Bapak Yohanes Iskandar, kemudian Beliau memberikan kata sambutan, dalam sambutannya Beliau menekankan pentingnya kesiapan dalam menghadapi tantangan di sekolah, keluarga , dan di lingkungan sekitar. Dalam kegiatan rekoleksi inilah anak-anak akan menemukan jawabannya.

           Pada pukul 07.30 sampai dengan pukul 08.00 dilanjutkan dengan bernyanyi bersama. Anak-anak bernyanyi dengan penuh semangat sambil berjoget bersama, bergandengan tangan satu sama lain. Terlihat anak-anak sangat menikmati kegiatan pada acara ini. Dengan dipandu oleh Ibu Thessalonika Elma La Septi Manik dilanjutkan dengan game bersama menggunakan media koran. Mereka sangat antusias dalam permainan ini. Permainan ini dinamakan permainan Kapal Layar. Permainan sederhana ini dimainkan dengan cara berkelompok. Anak-anak berkumpul dengan kelompoknya, mereka diminta berdiri di atas lembaran koran. Permainan menjadi ramai ketika anak-anak harus melipat koran tersebut menjadi bagian kecil, dan mereka harus berpijak pada lipatan koran yang kecil tersebut. Muncul banyak ide dan gagasan mereka saling menggendong satu sama lain supaya dapat berpijak pada koran yang kecil tersebut. Dalam permainan ini anak-anak diajak untuk belajar bagaimana bekerjasma dan menumbuhkan kekompakan dalam sebuah tim sehingga dapat mencapi tujuan bersama.

         Setelah sesi bernyanyi dan dinamika kelompok berakhir dilanjutkan sesi materi pertama. Sesi ini berlangsung mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 09.40. Materi pada sesi ini dibawakan oleh Bapak Hillarius Higa Roning.  Meteri yang dibawakan oleh Bapak Roni adalah “Aku Anak Tangguh dan Bertanggung Jawab”. Mengawali materinya Bapak Roni memutarkan video yang menggambarkan kisah-kisah nyata tentang bagaimana membangun rasa tanggung jawab pada diri sendiri sehingga anak-anak dapat menumbuhkan  karakter positif seperti kejujuran, disiplin dan tanggung jawab. Untuk membangun karakter positif tersebut tentunya membutuhkan waktu dan kesabaran.

Dalam sesi ini pun pak Roni mengajak anak-anak untuk membangun mimpi, bangaimana cara meraih mimpi?. Proses menuju impian tersebut dapat membentuk karakter seseorang. Love, Compassion, Readiness dan Sacrifice, ketekunan, disiplin, kerja keras, dan sikap pantang menyerah adalah nilai-nilai yang terasah dalam perjalanan meraih mimpi. Ketika membangun karakter positif ini, penting untuk menanamkan sikap percaya diri dan optimisme. Ketika seseorang yakin terhadap potensinya, ia akan lebih berani mengambil langkah dan menghadapi tantangan. Sebaliknya, rasa takut gagal justru bisa menghambat kemajuan. Oleh karena itu, kegagalan harus dipandang sebagai bagian dari proses belajar, bukan sebagai akhir dari perjuangan.

Pada akhir sesi ini anak-anak masuk kembali dalam kelompok, mereka mensharingkan mimpi-mimpi yang ingin mereka raih di masa depan, kemudian dilanjutkan membuat pohon mimpi bersama kelompok yang sudah ditentukan. Pada Kesimpulan akhir Pak Roni mengajak anak-anak supaya mereka  terus berusaha sekalipun  mengalami kesulitan, yang terpenting adalah konsisten dan terus berusaha menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri. Materi yang disampaikan oleh Bapak Roni berakhir pada pukul 09.40 dan dilanjutkan Istirahat.

Selesai Istirahat materi kedua berlangsung pada pukul 10.00 pukul 11.00. materi ini disampaikan langsung oleh Bapak Yohanes Iskandar dengan materi “Siap Menghadapi Ujian”. Sebelum memulai materinya Bapak Yohanes Iskandar mengajak anak-anak untuk merenungkan apakah Ujian itu menakutkan, membuat stress, menantang, menyenangkan atau mungkin biasa-biasa saja?. Dari pertanyaan tersebut ternyata anak-anak menganggap bahwa Ujian akan membuat mereka menjadi stress, ada pula yang menjawab ujian itu menakutkan, tetapi satu anak menjawab bahwa Ujian itu menyenangkan. Dari hasil jawaban anak-anak tersebut kemudian Bapak Yohanes Iskandar menjelaskan hal-hal yang perlu disiapkan dalam menghadapi ujian antara lain : pentingnya persiapan akademik, teknik belajar efektif, kesehatan fisik dan mental, strategi saat ujian, motivasi dan pengembangan diri serta simulasi dan Try Out. Pada sesinya yang terakhir Bapak Yohanes Iskandar mengingatkan anak-anak untuk selalu belajar dengan giat, mengatur waktu dengan baik, dan menjaga kesehatan tubuh serta pikiran.

Tiga Puluh menit sebelum kegiatan rekoleksi ini selesai Bruder Andreas Gatot, SCJ, memberikan motivasi, memberikan tips dan strategi menghadapi ujian sehingga anak-anak makin percaya diri. Anak-anak diajak untuk bermeditasi selam 15 menit untuk merenungkan berkat Tuhan dan  talenta-talenta yang anak-anak miliki. Bruder Gatot, menyampaikan dalam meditasinya bahwa anak-anak harus terus memikirkan hal-hal yang positif, dan selalu percaya bahwa Tuhan senantiasa memberi mereka kesiapan dalam setiap langkah hidup mereka, baik dalam belajar maupun dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sehingga pada akhirnya mereka dapat meraih mimpi-mimpi mereka kelak di kemudian hari.

Kegiatan Rekoleksi diakhiri dengan misa bersama bapak ibu guru serta tendik SD Santo Antonius I. Misa dipimpin oleh Romo Trisna Setiadi, SCJ. Doa dan harapan siswa-siswi  agar Tuhan memberikan mereka ketenangan, kekuatan, dan keberanian dalam menghadapi ujian sekolah. Mereka juga berdoa agar Tuhan memberkati usaha dan kerja keras mereka, serta membantu mereka tetap jujur dan bertanggung jawab selama ujian.

Demikian laporan singkat kegiatan rekoleksi siswa-siswi kelas 6 SD Santo Antonius I. Puji Tuhan kegiatan  dapat berjalan dengan lancar dan penuh makna. Semoga kegiatan ini dapat terus menginspirasi siswa - siswi untuk selalu siap dalam segala hal yang mereka hadapi. Tuhan Yesus Memberkati.

 


 

9 komentar:

  1. Semoga anak-anak SD Santo Antonius makin maju dan memiliki karakter yang baik, serta memiliki ciri khas yang berbeda dengan sekolah-sekolah lain.

    BalasHapus
  2. Makin Cerdas, Terampil, Berkarakter Dehonian, Semangat Locoresa🤗

    BalasHapus
  3. Keren SD Santo Antonius 😇
    Semoga nilai-nilai yang didapatkan selama rekoleksi ini terus menginspirasi anak anak dalam menghadapi ujian sekolah dan dalam perjalanan hidup mereka selanjutnya. Tuhan memberkati!

    BalasHapus
  4. Kegiatan rekoleksi ini sangat bermanfaat untuk anak-anak dalam membentuk kepribadian yang tangguh dan terarah, juga menanamkan semangat pada anak-anak yang akan menghadapi ujian. Semoga Tuhan berkati anak-anak, guru-guru, tendik. Terima kasih Bruder Gatot dan Romo Trisna.

    BalasHapus
  5. Semoga dengan kegiatan rekoleksi ini anak anak santo antonius menjadi pribadi yang cerdas, terampil, dan berkarakter

    BalasHapus
  6. Proficiat untukSD Santo Antonius I, khususbya kelas 6 tahun 2024/2025.
    Semoga semua siswa menjadi pribadi yang unggul dalam karakter mandiri, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
    "Menjadi hebat untuk kesuksesan diri, adalah pribadi yang bertanggung jawab terhadap Tuhan atas talenta yang diberikan-Nya."

    BalasHapus
  7. Mantap SD Santo Antonius 1, semakin jaya, dan maju terus... Semangat para guru dan tendik

    BalasHapus
  8. Redines' Menjadi anak yang tangguh dan bertanggung jawab' Topik yang sangat menarik di era gempurnya anak lebih mencintai gadjet dan cendrung untuk bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Semoga dg Tema ini anak- anak SD Santo Antonius tetap menjadi anak yang patuh,tangguh, kuat dan bertanggung jawab dalam menyikapi tantangan dunia sekarang. Bertanggung jawab dalam hal menyikapi persoalan baik dalam hal belajar dan menjadi tangguh untuk melawan rasa malas. Semangat dan teruss belajar, ciptakan generasi emas untuk diir kamu sendiri.Kapan lagi kalau bukan sekarang?????❤🙏🙏🙏

    BalasHapus